Kategori
Rekreasi

Wisata di Solo dan Sekitarnya yang Populer

Wisata di Solo dan Sekitarnya yang Populer

Wisata di Solo dan Sekitarnya yang Populer – Kota apa yang paling menarik di Jawa Tengah? Kalau kamu menjawab Solo, kamu sudah memberikan jawaban yang tepat! Ya, kota yang mengusung slogan The Spirit of Java ini memang menjadi salah satu kota miniatur di Jawa.

Kota Solo atau disebut juga dengan nama Surakarta ini memiliki banyak sekali destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Lokasi wisatanya tak hanya berada di kota Solo, namun juga tersebar di berbagai tempat di sekitar Solo, seperti Karanganyar dan Sragen.

Hal ini tentu akan menambah sensasi berwisata dengan menikmati pemandangan yang cukup jauh namun dengan suasana Jawa yang syahdu dan eksotik.

Lalu daerah wisata mana saja yang menarik di Solo? Simak dibawah yuk.

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton ini merupakan istana resmi Kasunanan Surakarta. Letaknya berada tepat di kota Solo, Jawa Tengah. Berdiri atas prakarsa Susuhanan Pakubawana II tahun 1744.

Meskipun pada saat Indonesia telah merdeka dan Kasunanan Surakarta secara resmi menjadi bagian dari Link SBOBET WAP Republik Indonesia, namun bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal Sri Sunan beserta keluarganya dengan tetap mempertahankan tradisi kerajaan sampai saat ini.

Kini selain tempat tinggal Sri Sunan, keraton ini juga dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Solo.  Karena itu, sebagian kompleks keraton dijadikan museum yang menyimpan berbagai koleksi kasunanan.

Beberapa diantara juga termasuk pemberian dari raja-raja di Eropa, replika pusaka keraton dan juga gamelan. Konon, halaman keraton ini diberi taburan pasir hitam yang berasal dari pantai selatan sebagai alasnya dan ditumbuhi oleh berbagai pohon langka.

2. Air Terjun Grojogan Sewu

Kalau kamu menginginkan tempat wisata yang eksotis dengan pemandangan alam yang menawan, jangan lupa berkunjung ke air terjun Grojogan Sewu. Lokasinya berada di kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tepatnya di lereng gunung Lawu.

Air terjun ini merupakan salah satu bagian dari hutan wisata Grojogan Sewu. Konon dinamai Grojogan Sewu karena banyak titik air terjun yang dapat dinikmati di kawasan ini, meskipun tidak mencapai seribu jika kita hitung.

3. Monumen Pers Nasional

Salah satu tempat bersejarah di kota Solo yang dapat kita kunjungi sebagai tempat wisata yakni Monumen Pers Nasional. Dibangun pada tahun 1978, museum ini beroperasi di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga saat ini.

Kini, museum Pers ini telah terdaftar sebagai cagar budaya Indonesia. Lokasinya terletak di Jalan Gajah Mada 59, Solo Jawa Tengah, atau di sebelah barat istana Mangkunegaran.

Di dalam museum ini, terdapat lebih dari satu juta koleksi koran dan majalah terbitan media massa lokal, dalam negeri maupun luar negeri. Juga terdapat koleksi benda bersejarah yang berkaitan dengan pers. Museum pers ini juga dilengkapi dengan ruang multimedia, koran gratis setiap hari dan perpustakaan.

4. Taman Balekambang

Kalau kamu ingin mendapatkan lokasi wisata dengan udara yang sejuk dan suasana seperti hutan, maka rekomendasi wisata selanjutnya di kota Solo adalah Taman Balekambang.

Dengan luas area sekitar 5 hektar, taman Balekambang ini terletak di Jalan Balekambang no 1, Banjarsari, Manahan Solo. Kawasan ini dipenuhi dengan pepohonan yang usianya mencapai ratusan tahun dengan daun yang sangat rindang dan teduh.

Di taman ini juga dipelihara beberapa satwa diantaranya monyet-monyet kecil, rusa dan angsa. Selain itu juga dilengkapi dengan fasilitas bermain seperti kereta kuda, perahu kayuh dan mobil-mobilan.

Tentu satwa dan fasilitas bermain ini menjadi hiburan anak-anak saat bermain dengan orang tuanya disini.

5. Pemandian Umbul Pengging

Biasanya jika kita berwisata ke tempat pemandian, tentu tujuan kita datang adalah untuk mandi dan berenang disana. Namun, di Boyolali Jawa Tengah, tak jauh dari Solo, terdapat pemandian umum yang tak sekedar untuk mandi, tapi juga memiliki cerita legenda tersendiri.

Masyarakat setempat menyebutnya pemandian umbul Pengging, karena letaknya di desa Pengging.

Pemandian ini juga digunakan sebagai tempat ritual khusus untuk memohon rejeki dan memanjatkan doa-doa dan harapan. Tradisi ini turun-temurun dilakukan oleh leluhur masyarakat sekitar pemandian, hingga sekarang.

Konon pemandian ini merupakan peninggalan dari Kasunanan Surakarta, yang dibangun dengan tujuan untuk tempat bersantai raja dan keluarganya dan tidak dibuka untuk umum.

Namun kini masyarakat umum pun bisa berenang dan mandi dengan bebas pemandian pengging ini. Destinasi wisata ini menawarkan kesejukan dan keindahan taman dipadu dengan wisata sejarah dan budaya dalam satu kawasan pemandian umum.