Kategori
Rekreasi

Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Destinasi Wisata yang Berbentuk Hati Secara Alami, Cantik Banget!

Wisata Berbentuk Hati Secara Alami – Ada banyak destinasi di Indonesia yang cocok dikunjungi saat Valentine. Tidak hanya memiliki panorama alam yang natural. Beberapa destinasi romantis ini juga unik karena memiliki pemandangan alam berbentuk hati.

Banyak destinasi wisata di dunia yang memiliki keunikan tersendiri. Misalnya memiliki bentuk-bentuk tertentu yang menarik. Hati salah satunya.

Tanpa ada campur tangan manusia, beberapa destinasi wisata ini berbentuk hati secara alami. Panoramanya indah, kesannya pun kian romantis. Berikut daftarnya:

Spicnik, sebuah kota kecil di Slovenia, memiliki jalanan unik berbentuk hati. Kamu bisa melihatnya dari Dreisiebner Stefka Farm

a879ec3e c32a 42c3 a25f a07538bdbaaf istock 971748210 d07c4b750c48db0ed4beb86a10e9d753 - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Heart Reef, Australia, bisa dilihat dari atas via helikopter. Terumbu karang di Great Barrier Reef ini dilindungi, sehingga gak bisa diving ataupun snorkeling di sini

b88835877z1 20170629134907 000gdfmbfnq2 0 ph9zg4g5nlfkvkhqho2 t1880 777dc7f5495588c31249290f4cbfc331 - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Lake Calvaresc, Swiss, berada di kawasan Pegunungan Alpen dengan ketinggian sekitar 7000 kaki di atas permukaan laut. Dibutuhkan sekitar tiga hari untuk mendaki

shutterstock 246711601 640x427 67dbdc2ff942aeccb94ea11bbd07486a - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Cœur de Voh, Kaledonia Baru, merupakan deretan hutan mangrove yang membentuk hati secara alami. Sayangnya, hanya bisa dilihat melalui helikopter atau pesawat

coeur 768x512 98938a129238d5e8f11c5c3667c4bfeb - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Pulo Cinta adalah pulau yang sangat kecil dengan bentuk hati di Gorontalo, Indonesia. Penginapan dengan jalur berbentuk hati pun dibangun di sekitarnya. Pulau ini sangat populer dikunjungi oleh pasangan saat berbulan madu. Terutama saat Hari Valentine, Pulo Cinta menjadi daftar tempat wisata Anda. Di Pulau ini terdapat cottage atau penginapan yang berada di tengah pantai, serta dihubungkan oleh jembatan-jembatan kayu sehingga keseluruhan tampak seperti bentuk tanda hati.

95803934 157859785733120 8678186520219685879 n 761f592964172ba6264149a70892c2bf - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Untuk Mencapai Danau Tersebut Memang Butuh Perjuangan

Ada bebatuan yang terkena erosi di Upper Antelope Canyon, Amerika Serikat, lalu membentuk hati. Kamu harus mendaki dengan bantuan pemandu wisata untuk melihatnya

dsc 2011 a0f179c31f5a23c05a2857b3898b4c7d - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Lake Toyoni di Jepang ini berbentuk hati saat dilihat dari atas. Dikelilingi hutan alami yang lebat membuat danau ini semakin menawan

ph1081 02 b05f5a25c8e03284de5593ee35714ddf - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Hamar-Daban, Rusia, merupakan pegunungan dengan puncak tertinggi bernama Utulinskaya Podkova. Di dekat pegunungan ini terdapat danau kecil berbentuk hati, lho!

395 a8b500188aecf8de81bc1d28d529da53 - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Praia de Castelhanos, Brasil, memiliki medan yang sangat sulit untuk mencapai tempat ini. Sesampainya di lokasi, kamu akan melihat hamparan pasir pantai yang membentuk hati

ilhabela meio ambiente praia de castelhanos leste robert werner bx 9c0d02306d6590ab7ff6d7b3960efc7a - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Lindos, kota berada di Yunani ini memiliki danau kecil berbentuk hati. Berada di tepi pantai membuat danau menjadi tampak lebih indah

1049 36fa43b7e137bdc356cdb380b8ff6ce9 - Wisata Berbentuk Hati Secara Alami

Itulah beberapa destinasi wisata yang secara alami berbentuk hati. Ternyata Indonesia juga punya wisata berbentuk hati yang gak kalah indah, lho. Unik banget, ya! Cocok banget dikunjungi bareng pasangan, nih!

Kategori
Destinasi Rekreasi

Destinasi Wisata Paling Hits di Semarang

Destinasi Wisata Paling Hits di Semarang

Destinasi Wisata Paling Hits di Semarang – Akhir tahun banyak orang yang memutuskan untuk berlibur supaya tak jenuh berada di rumah saja. Belakangan ini gaya liburan staycation banyak dipilih masyarakat. Ini karena dengan melakukan staycation, masyarakat bisa tetap liburan meski budgetnya terbatas.

Staycation mulai hadir di Amerika sejak terjadinya krisis ekonomi tahun 2007. Di Inggris, staycation mulai populer tahun 2009 saat Poundsterling melemah dan membuat biaya liburan ke luar negeri menjadi cukup mahal. Staycation populer untuk mereka yang tidak memiliki bujet lebih untuk melakukan traveling.

Di balik kesibukannya, Semarang ternyata menyimpan begitu banyak lokasi wisata yang layak dikunjungi. Mulai dari wisata alam, religi, sejarah, hingga budaya.

Banyak orang yang masih bingung antara perbedaan staycation dan juga vacation. Supaya mudah membedakan, kamu bisa mengingat bahwa staycation artinya liburan dengan mengunjungi area yang berada tak jauh dari lingkungan tempat tinggal. Sementara vacation artinya liburan dengan bepergian ke suatu destinasi wisata baik dekat maupun jauh.

Ayana Gedong Songo

Ayana Gedong Songo berlokasi di Krajan, Banyukuning, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Di sini kamu bisa nongkrong sambil menikmati beragam spot cantik yang Instagramable banget.

Pengelola Ayana memang menyediakan banyak spot yang bisa dipakai para pengunjung untuk berfoto, di antaranya ada bubble tent, balon udara, tempat duduk unik di tengah kolam, dan hammock. Suasananya pun begitu menyegarkan, karena Ayana berada cukup jauh dari hingar bingar lalu lintas.

Klenteng Sam Po Kong

Rasanya belum afdol kalau ke Semarang tapi gak main ke Klenteng Sam Po Kong. Klenteng yang berlokasi di Jalan Simongan, Bongsari, Semarang Barat, ini memang sarat akan sejarah Nusantara.

Lokasi ini merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama Laksamana China beragama Islam yang dikenal bernama Cheng Ho. Kamu bisa berburu spot foto menarik di sini.

Jangan lupa pula menyewa pakaian khas China yang tersedia di dekat loket utama. Waktu terbaik untuk mengunjungi Klenteng Sam Po Kong adalah sore hari.

Pagoda Avalokitesvara

Pagoda Avalokitesvara beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Banyumanik, Semarang. Sama seperti Sam Po Kong, Pagoda Avalokitesvara juga bisa menjadi spot foto yang menarik saat kamu berkunjung ke Semarang.

Pagoda yang dibangun pada 1955 ini memiliki tinggi sekitar 45 meter, yang terdiri dari tujuh tingkat. Tiap tingkatan terdapat empat buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap empat penjuru mata angin.

Watu Gunung

Watu Gunung berlokasi di Desa Lerep, Ungaran Barat, Semarang. Di tempat ini kamu bisa menikmati kolam pemandian dengan panorama khas Pegunungan Ungaran. Suasananya yang tenang dan jauh dari hingar bingar perkotaan juga cocok buat kamu yang bosan dengan rutinitas kota yang bising.

Pondok Kopi Umbul Sidomukti

Buat kamu yang doyan ngopi, dijamin betah ketika mengunjungi Pondok Kopi Umbul Sidomukti ini, deh. Lokasinya berada tepat di kaki Gunung Ungaran, membuat tempat ngopi yang satu ini punya pemandangan dan suasana yang ciamik.

Jika masih punya waktu, kamu juga bisa mengunjungi kolam renang alam yang lokasinya tak jauh dari Pondok Kopi.

Kategori
Rekreasi

Tempat Wisata Ini Punya Sejarah yang Menyeramkan

Tempat Wisata Ini Ternyata Punya Sejarah yang Pilu dan Menyeramkan

Tempat Wisata Ini Punya Sejarah yang Menyeramkan – Pada umumnya, tempat wisata memang seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan dan menggembirakan. Tapi siapa sangka, ternyata ada beberapa tempat wisata yang dulunya pernah di jadikan tempat pembantaian.

Lokasi wisata lazimnya menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh dengan kegembiraan. Namun siapa sangka, beberapa tempat wisata ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian.

Di balik keindahannya, tempat-tempat wisata ini pun menyimpan misteri dan sejarah yang menyeramkan. Di mana saja ya? Berikut daftarnya.

Museum Fatahillah, Jakarta

Siapa yang tak kenal Museum Fatahillah? Museum yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, ini kerap menjadi tempat nongkrong kaum milennialls hingga tempat piknik asyik untuk keluarga.

Namun sebelum menjadi destinasi wisata, Museum Fatahillah dulunya sempat menjadi penjara dan tempat eksekusi. Sekitar tahun 1740, Gubernur Hindia Belanda Adriaan Valckenier pernah memerintahkan ribuan orang Tionghoa berbaris di depan Museum Fatahillah.

Mereka kemudian dieksekusi secara sadis oleh para algojo yang telah disiapkan. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Geger Pecinan.

Hutan Jati Petak 45F, Kendal, Jawa Tengah

Hutan Jati Petak 45F terletak di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Masyarakat sekitar percaya hutan ini merupakan tempat yang angker.

Pasalnya, pada 1965, kawasan hutan ini menjadi lokasi pembantaian para terduga simpatisan PKI. Konon, para pengikut PKI tersebut dipaksa menggali lubang untuk makamnya sendiri, sebelum akhirnya ditembaki dengan menggunakan senjata.

Pulau Kumala, Tenggarong

Kini menjadi tempat yang Instagramable dan ramai dikunjungi wisatawan. Pulau yang memiliki luas wilayah 76 hektare ini memiliki banyak spot yang memanjakan para wisatawan untuk ber-selfie ria.

Namun, sebelum tahun 2000, tempat ini merupakan pulau kosong. Saking lamanya tak terjamah manusia, tempat ini pun dipercaya jadi sarangnya makhluk halus.

Banyak yang mengaku diganggu penampakan makhluk gaib seperti sosok genderuwo atau sosok wanita cantik berwajah pucat yang tiba-tiba hilang saat didekati.

Apakah Anda Sudah Mendengar Cerita Ini Sebelum Mengunjungi Tempat Tersebut

Gua Jomblang, Yogyakarta

Gua Jomblang merupakan salah satu gua vertikal yang cukup terkenal di kalangan traveler. Lokasinya berada di Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Gua ini menyuguhkan keindahan sinar matahari yang biasa disebut ‘cahaya surga’.

Namun di balik keindahannya, Gua Jomblang ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian massal, yakni pembantaian ratusan orang yang dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Orang-orang tersebut dibariskan di pinggir mulut gua dengan tangan terikat satu sama lain. Ketika satu orang ditembak, maka seluruhnya akan ikut terjatuh ke dasar gua dan tewas mengenaskan.

Pulau Nusa Barung, Jember, Jawa Barat

Pulau ini terkenal sangat indah dan masih alami. Pasirnya putih bersih, dikelilingi hutan hijau, dan air lautnya berwarna biru kehijauan.

Namun di balik keindahannya, Nusa Barung ternyata punya sejarah yang cukup memilukan. Dulunya wilayah ini masuk dalam kekuasaan Kerajaan Blambangan.

Sekitar tahun 1777, terjadi peperangan antara Kerajaan Blambangan dengan Pemerintahan Belanda yang menewaskan banyak orang di sini. Sejak itu, Pulau Nusa Barung terlarang bagi penduduk sekitar. Pada tahun 1920, pulau ini resmi dijadikan cagar alam.

Kamu sendiri pernah mampir ke destinasi yang mana saja nih?

Kategori
Destinasi

Tempat Wisata Alam di Pekalongan

Tempat Wisata Alam di Pekalongan

Tempat Wisata Alam di Pekalongan – Tempat wisata Pekalongan tidak kalah mempesona dengan daerah lain di Indonesia. Pekalongan memiliki wisata laut, taman, gunung, air terjun, hingga museum Batik. Semuanya itu bisa diekplorasi untuk menambah wawasan sekaligus melepaskan stres dari rutinitas.

Pekalongan merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang berada di utara Pulau Jawa. Wilayah yang terdiri dari kota dan kabupaten ini tak hanya memiliki kerajinan batik yang indah. Tetapi juga kaya wisata alam yang menawan.

Buat kamu yang berencana liburan, gak ada salahnya nih untuk mencoba mengunjungi spot-spot wisata alam di Pekalongan.

Curug Madu

Curug Madu berlokasi di Lemah Abang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Lokasinya tak begitu jauh dari pusat Kota Pekalongan.

Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor. Disini menyuguhkan air terjun dengan suasana yang segar serta pepohonan yang rindang.

Curug Tirta Muncar

Curug Tirta Muncar berada di Curugmuncar, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan.  Tirta Muncar menawarkan keindahan air terjun dengan suasana khas pegunungan yang menyegarkan.

Namun kamu perlu hati-hati, karena akses menuju ke Tirta Muncar cukup sulit dengan medan curam dan licin.

Kedung Sipingit

Kedung Sipingit dikenal dengan sebutan Black Canyon. Lokasinya berada di Kayupuring, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan.

Bengkelung Park

Bengkelung Park berlokasi di Sidoharjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Spot wisata ini juga punya air terjun yang masih asri.

Jernihnya air yang dikelilingi hijaunya pepohonan dijamin bikin betah. Apalagi di sini kamu diperbolehkan mandi atau main air. Tapi harus tetap hati-hati ya, guys!

Welo Asri

Ada Welo Asri berada di Kayupuring, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Spot wisata ini menawarkan wahana air berupa river tubing dengan biaya sekitar Rp75 ribu per orangnya. Segar dan jernihnya air di Welo Asri dijamin bikin betah berlama-lama di sini.

Curug Bajing

Curug Bajing berlokasi di Gumelem, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan. Tempat wisata ini punya air terjun yang cantik, karena tepat berada di bawah air.

Curug Bajing punya tinggi air tejun sekitar 75 meter, dengan kolam di bawahnya berdiameter sekitar tiga meter. Namun, pengelola meminjam pengunjung untuk mandi karena arusnya cukup deras.

Kategori
Destinasi Rekreasi

6 Hal Ini Sangat Mahal di Jepang

6 Hal Ini Sangat Mahal di Jepang Tetapi Murah di Indonesia

6 Hal Ini Sangat Mahal di Jepang. Untuk memenuhi kebutuhan hidup di Jepang memang tidaklah murah. Apalagi jika harus membandingkannya dengan harga keperluan harian di Indonesia. Alasan membedakan nilai mata uang pun tak terhindarkan.

Anggapan mengenai selisih kurs itu memang tidak salah. Tetapi melihat kondisi serba mahal dari aspek tata kelola negara juga ada benarnya. Berikut ini 6 hal yang sangat mahal di Jepang padahal bisa gratis atau murah jika berada di Indonesia?

1. Air pembuangan rumah tangga dikenai biaya

Pemerintah Jepang sangat peduli atas sistem pembuangan air di negaranya. Oleh sebab itu, penghuni rumah dan apartemen di Jepang wajib membayar dua jenis tagihan air untuk kebutuhan rumah tangga. Pertama, tagihan atas penggunaannya. Kedua, tagihan atas pembuangannya.

Tagihan pertama tentu sudah lazim. Tetapi, pengenaan biaya untuk air pembuangan mungkin sedikit tidak biasa. Ya, setiap dua bulan sekali pemerintah memungut biaya air kotor atau “water sewage” sekitar ¥2.000 atau seharga Rp260 ribu.

2. Meski hasil cukurannya biasa saja, jasa pangkas rambut di Jepang memasang tarif paling murah Rp130 ribu

Harga jasa pangkas rambut di Jepang tergolong lumayan mahal. Jika penampilan yang diinginkan merujuk pada gaya rambut terkini, ongkos yang harus dikeluarkan bisa mencapai ¥4.500 atau Rp585 ribu. Kalau mau yang biasa saja, tarifnya minimal ¥1.000 atau Rp130 ribu. Itu pun belum termasuk hitungan pajak konsumsi.

3. Harga sayuran yang lumayan mahal

Harga seikat kangkung minimal ¥200 atau sekitar Rp26 ribu. Adapun harga satuan kubis sekitar ¥150 atau Rp20 ribu. Harga sayuran bisa lebih mahal jika banyak terjadi gagal panen akibat bencana alam.

Meski begitu, tingginya harga sayuran di Jepang berbanding lurus dengan kualitasnya. Petani Negeri Sakura memang dikenal serius dan piawai dalam melakukan cocok tanam.

4. Tarif taksi untuk kilometer pertama minimal Rp50 ribu

Boleh dibilang, taksi merupakan alternatif transportasi umum terakhir yang akan dipilih warga Jepang. Selama bisa ditempuh dengan jalan kaki, bersepeda, atau menumpang kereta, masyarakat Negeri Sakura akan menghindari penggunaan taksi untuk mencapai suatu lokasi.

Alasannya tentu saja karena harganya yang mahal. Untuk kilometer pertama saja, tarif yang ditetapkan sekitar ¥400-700 atau Rp50-90 ribu. Angkanya bisa naik hingga ¥100 atau Rp13 ribu untuk kilometer berikutnya. Belum lagi jika kendaraan berhenti dalam waktu lama karena macet. Argo bisa jalan terus.

5. Parkir di Jepang per 15-30 menit bisa mencapai Rp13 ribu

Tidak ada banyak lahan parkir mobil di kota-kota besar Jepang. Kalaupun ada, tarifnya lumayan mahal. Paling murah ¥100 atau Rp13 ribu per 15 atau 30 menit. Sedangkan untuk parkir selama 24 jam, biayanya minimal ¥1.000 atau Rp130 ribu.

Pengenaan tarif mahal untuk parkir kendaraan pribadi ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong warga menggunakan kendaraan umum. Cara ini berhasil jika melihat kondisi jalan di kota-kota Jepang yang hampir bebas dari kemacetan.

6. Ada uang yang akan dikeluarkan untuk membuang sampah rumah tangga

Sampah rumah tangga merupakan salah satu urusan yang dikelola dengan baik di Jepang. Tentu saja, ada biaya yang tidak sedikit untuk pengelolaannya. Paling tidak, agar sampah bisa diambil oleh petugas, penghuni rumah wajib membeli kantong khusus yang harganya ¥200 atau Rp26 ribu per 10 plastik.

Sedangkan untuk sampah berukuran besar atau elektronik, warga harus membeli stiker khusus yang harganya bisa mencapai ¥1000 atau Rp130 ribu. Sampah yang gratis pembuangannya hanya kaleng bekas kemasan minuman dan botol plastik yang bisa didaur-ulang.