Kategori
Rekreasi

Rekreasi Anti Mainstream Buat Mbolang ke Provinsi Sulawesi Selatan

Rekreasi Anti Mainstream Buat Mbolang ke Provinsi Sulawesi Selatan

Rekreasi Anti Mainstream Buat Mbolang ke Provinsi Sulawesi Selatan– Tempat wisata pada Sulawesi Selatan patut mengunjungi dan akan terasa menyenangkan terutama jika bersama anggota keluarga atau teman dan kerabat lainnya. Pada provinsi ini, kaya akan budaya dan sejarah, banyak keindahan alam bawah lautnya bahkan hingga panorama alam yang menyejukkan mata. Bagi yang ingin mengunjungi Sulawesi Selatan, harus membuat daftar beberapa tempat wisata yang akan mengunjungi, jangan sampai bingung hendak berlibur ke mana dulu. Kebingungan adalah buang-buang waktu.

images?q=tbn:ANd9GcRoozT lawmUBNgD3i8PxmqHn0hqA2yvWlydw&usqp=CAU - Rekreasi Anti Mainstream Buat Mbolang ke Provinsi Sulawesi Selatan

Pulau Lae-Lae

Pulau dengan luas kurang lebih 6,5 hektar ini merupakan pulau peninggalan Jepang dan berpasir putih. Berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Makassar, jika ingin ke Pulau Lae-Lae bisa berangkat dari dermaga kayu Bangkoa pada Jl. Pasar Ikan No. 28. Bisa juga melalui dermaga yang berada depan Fort Rotterdam menggunakan speedboat. Pada Pulau Lae-Lae ada situs peninggalan sejarah berupa terowongan bawah tanah, yang konon terhubung dengan Fort Rotterdam daerah Kota Makassar. Namun, sangat menyayangkan, karena kurangnya perhatian dari instansi terkait dan penduduk setempat, pintu masuk terowongan telah terkubur oleh limbah rumah tangga.

Air Terjun Parangloe

Melansir dari http://haveyouseenhim.com/ air terjun yang menyerupai undak-undakan dan lanskapnya indah ini berada pada Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Gowa. Untuk menuju ke Air Terjun Parangloe hampir nggak ada akses jalan yang mudah. Kabar kurang baiknya, secara umum Air Terjun Parangloe sudah menutup. Karena, ketika sedang mengalami air bah (datangnya tiba-tiba), sangat berbahaya dan sudah ada nyawa yang melayang. Namun, bagi yang punya jiwa petualang sejati, hal itu bukanlah halangan.

Air Terjun Takapala

Beralamat pada Desa Bonto Lerung, Sub-Distrik Tinggi moncong, Gowa adalah air terjun yang kurang lebih tingginya 109 meter dan terletak dalam dataran tinggi Kelurahan Malino (sekitar 880 meter pada atas permukaan laut). Air Terjun Takapala yang megenal juga dengan Air Terjun Malino mengelilingi perbukitan sampai hutan rimbun yang membuat suasana menjadi lebih dingin dan indah serta memiliki struktur bebatuan yang unik pada dasarnya.